Harga Wiremesh Mulai Alami Kenaikan

Melejitnya harga wiremesh serta langkanya barang itu buat kontraktor pemenang lelang project pemerintah mesti memutar otak. Mereka mesti berupaya mencari wiremesh dengan harga miring namun dengan kwalitas sesuai sama standard nasional Indonesia (SNI). Dinas Pekerjaan Umum serta Pengaturan Ruangan (PUPR) Sragen merencanakan merubah indeks harga wiremesh dengan sesuaikan harga market pada spesifikasi project betonisasi jalan pada APBD Perubahan 2017.

Pelaksana project perbaikan Jl. Agus Salim, Sragen, dari PT Padat Sari Sragen, Simbol Hari Purnomo, waktu didapati wartawan di sela-sela pengawasan mendadak Bupati serta Dinas PUPR Sragen, Senin (28/8/2017), mengaku apabila progres pekerjaan betonisasi jalan sejumlah Rp8, 225 miliar itu masih tetap begitu minim karna sulitnya mencari wiremesh.

Simbol memerlukan wiremesh sejumlah 2. 662 lembar dengan ukuran 2, 9 mtr. x 5, 4 mtr. untuk betonisasi Jl. Agus Salim, Sragen, selama 2, 1 km. “Wiremesh pada project jalan ini ukuran besinya M12. Tempo hari pesan ke Surabaya sejumlah satu container dengan kemampuan 300 lembar nyatanya cuma ada 137 lembar. Ya, barang seadanya itu dibeli walau harga nya mahal. Naiknya harga wiremesh itu hingga 30%. Bila barangnya ada saja tidak demikian pusing. Saat ini telah harga nya naik ditambah barangnya langka, ” papar Simbol.

Dia merencanakan pergi ke Cilegon untuk mencari wiremesh. Demikian kelak barang ada, berapakah juga jumlahnya dibeli semuanya karna kebutuhannya begitu menekan.

Tingginya harga besi wiremesh buat Bupati tidak dapat banyak berbuat. Bupati cuma dapat yakinkan apabila pekerjaan fisik tetaplah jalan sesuai sama spesifikasi.

Bupati lihat sendiri pekerjaan di Jl. H. O. S. Cokroaminoto Sragen yang telah jalan dengan baik dengan progres 45% walau sebenarnya targetnya cuma 30%. “Kendalanya memanglah wiremesh terlebih untuk proses di Jl. R. A. Kartini serta Jl. Agus Salim.

Barusan saya bertanya pada relasi juga yang dirasakannya masih tetap problem wiremesh yang langka serta harga nya yang tinggi. Masalah ini memerlukan prinsip relasi serta intensitas pengawasan menempel pada pekerjaan project, ” paparnya.

Kepala Dinas PUPR Sragen, Marija, telah berkomunikasi dengan anggota stafnya di Bagian Bina Marga untuk mempersiapkan perubahan indeks harga unit untuk wiremesh, besi, serta beton pada project fisik di APBD Perubahan 2017. Hal ini juga mempengaruhi harga acrylic di pasaran.

Perubahan indeks harga itu dikarenakan penambahan harga wiremesh lebih dari 20%. “Kalau untuk wiremesh pada project yang telah menang lelang tidak dapat dirubah sekali lagi. Ya, apa yang ada mesti dikerjakan. Perubahan indeks harga itu pada project fisik mendatang, ” katanya.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s